Skip to main content

Mesin Mobil Ngelitik? gak bahaya kok


Ada bunyi knocking alias ngelitik di mobil? Tenang gak berarti mobil itu rusak parah. Ngelitik juga bisa kejadian di mobil baru lho. Tapi sebenarnya tidak bahaya. Hanya memang mengganggu kenyamanan saja, kuping jadi gak enak kalau denger bunyi ngelitik.
Itu bukan saya yang ngomong, tetapi service advisor tempat roda empat milik istri saya dirawat.
Malah dia bilang, bawa aja ngebut mas, pasti gesit kok gak bakal ngelitik.
Kalau bener-bener gak mau denger ngelitik, pakai bensinnya yang plus..dia bilang.. ya emang murah ya tu bensin hehehe.
Ada anggapan kalau mengatur timing bisa mengurangi gejala ngelitik. Nah, mobil-mobil sekarang gak kayak dulu lagi, dimana timingnya bisa diatur manual, diputer-puter. Mobil sekarang urusannya sudah ama komputer, jadi dia yang ngatur..
Yang menarik, bapak-bapak service advisor itu malah bilang, premium juga sebenarnya gak masalah jika mobilnya dibawa 1.600 cc mah. Kalau di atas itu baru mesti pake bensin RON 92 ke atas…
Kalau mau lebih jelasnya lagi coba dilihat penjelasan ditel dari service advisornya nih:
Pada mesin bensin ( Gasoline ) campuran bahan bakar udara diruang bakar yang ter-kompresi akan terbakar dan terjadi energy yang besar (mendorong piston) akibat percikan bunga api pada busi. Pembakaran yang normal adalah terbakar habis semua campuran bahan bakar-udara diruang bakar oleh satu pembakaran melalui percikan api pada busi. Bila terjadi pembakaran tambahan umpama adanya deposit carbon,maka tekanan pembakaran akan tidak sempurna (terjadi tumbukan tekanan), hal ini lah yang dirasakan sebagai knocking atau nglitik.
Suara nglitik yang kecil merupakan indikasi yang masih normal dan tidak perlu dikhawatirkan, mengingat pada sistem management computer engine (ECU) dilengkapi dengan KNOCK SENSOR yang akan mengontrol nglitik yang terjadi pada mesin sebagai Ignition Timing Feedback.
Namun nglitik yang terdengar sangat besar, juga akan mengganggu performa mesin dan pemakaian bahan bakar menjadi tidak efisien, penyebabnya antara lain :
1.adanya penumpukan kerak karbon di ruang bakar (semakin banyak kerak karbon maka semakin terdengar keras nglitiknya).
2.Kualitas bahan bakar yang kurang baik
3.Pengendaraan yang rutin pada kecepatan rendah,mengakibatkan penumpukan kerak karbon lebih cepat karena aliran pembuangan gas bekas dan sisa pembakaran lebih lambat dibanding pada kecepatan tinggi.
Catatan : *nglitik bisa terjadi pada semua merk kendaraan bermesin bensin ( gasoline ), karena bahan bakar bensin mengandung ;
Olefin / Diolefin dan Aromatic yang terkandung pada Gasoline adalah salah satu penyebab terbentuknya deposit [deposit senyawa karbon], dimana zat-zat tersebut memiliki thermal stability yang tidak begitu tinggi, dapat menjadi deposit jika terexpose suhu tinggi.
Nah tips berikut bisa mencegah terjadinya nglitik yang lebih keras sbb :
1.Gunakan kualitas bahan bakar yang baik, bila sering mengisi di SPBU A dan mesin terdengar nglitik, bisa pindah ke SPBU B alasannya adalah ; bisa jadi di SPBU A kualitas bahan bakarnya kurang baik (mungkin SPBU A sepi pelanggan) dan ketika mengisi di SPBU B suara nglitik nya tidak terjadi..(SPBU yang banyak dikunjungi pelanggan maka stok bahan bakarnya selalu baru di banding dengan SPBU yang sepi pelanggan_red).
2.Supaya deposit carbon tidak sempat mengendap diruang bakar (cepat terbuang), ada baiknya secara periodic kendaraan berjalan lebih cepat dan waktu tempuh yang lebih panjang.
3.Pembersihan ruang bakar (carbon clean), bila nglitik tetap terdengar dengan satu kali carbon clean,menandakan kerak karbon belum benar-benar hilang, bisa mencoba beberapa kali carbon clean dan melakukan pengendaraan yang lebih panjang (on the road).

Comments

Popular posts from this blog

Hyundai Merilis Tampilan Visual Hyundai Stargazer yang Didesain Khusus untuk Indonesia

Jakarta, 17 Juni 2022 - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)  merilis tampilan visual Hyundai Stargazer sebagai produk  Multi Purpose Vehicle  (MPV) yang dirancang khusus untuk Indonesia. Tampilan eksterior dari mobil tersebut menghadirkan desain dengan karakteristik yang dinamis, ekspresif, dan futuristis.    Hyundai Stargazer dirancang untuk hadir sebagai kendaraan dengan tampilan menarik sekaligus menjadi solusi atas kondisi jalanan di Indonesia. Konsep tipologi  Sleek One Box   dengan desain  one curve  yang menciptakan profil aerodinamis memberikan kesan interior yang lapang. Konsep tersebut semakin menegaskan Hyundai Stargazer sebagai MPV inovatif yang tangguh dan sesuai untuk segala iklim. Bagian paling ikonik yang terlihat adalah  Horizontal DRL   dan  Distinctive H Rear Lamp  yang melengkapi tampilan depan dan belakang kendaraan.   Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia  mengungkapkan,...

Daihatsu Luncurkan Facelift Astra Daihatsu Sigra, Mulai Rp 129,5 Juta sampai Rp 174,7 Juta

Sebagai salah satu pelopor kendaraan LCGC, Sigra menjadi model dengan kontribusi nomor 1 pada penjualan Daihatsu secara nasional sejak Januari – Mei 2022, dan terbukti mampu mewujudkan #MimpiIndahKeluargaIndonesia dalam memberikan pilihan kendaraan yang cocok bagi keluarga muda. Sebagai Best Value Family Car in Indonesia, Astra Daihatsu Sigra merupakan mobil LCGC MPV berkapasitas 7 penumpang yang telah terjual lebih dari 257 ribu unit hingga Mei 2022 sejak peluncuran perdananya pada 2016.  Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Daihatsu resmi meluncurkan penyegaran Astra Daihatsu Sigra pada 7 Juli 2022 bertempat di Summarecon Mall Bekasi, Jawa Barat. Eksterior Astra Daihatsu Sigra Pada sisi eksterior, Astra Daihatsu Sigra tampil lebih sporty dengan sentuhan kombinasi grill serta smoked LED berwarna gelap, ditambah dengan kaca spion samping berwarna hitam sesuai dengan tren saat ini. Selain itu, Sigra tampil dinamis berkat desain baru...

Hino Teken MoU dengan Kota Tangerang Kerja Sama Integrasi Layanan Uji Berkala

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama Dinas Perhubungan Kota Tangerang, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) swasta pertama yang menyediakan pelayanan uji berkala kendaraan bermotor secara mandiri.  Perjanjian Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam upaya Hino untuk meningkatkan pelayanan kepada pemilik kendaraan bermotor di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang. Penandatanganan dilakukan oleh Achmad Suhaely, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang bersama Irwan Supriyono, Direktur After Sales Service & Technical HMSI bertempat di Hino Total Support Center, Jl Raya Gatot Subroto KM 8.5 Jatake Tangerang. Pelayanan uji berkala kendaraan bermotor yang dilakukan oleh PT HMSI ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 19 Tahun 2021.  Dalam peraturan tersebut, layanan uji berkala yang dapat diberikan oleh pihak swasta hanya terbatas pada perpanjangan masa berlaku uji berkala, sementara pe...