Skip to main content

1 BULAN KEBIJAKAN PPnBM, HASIL LUAR BIASA

Kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah terkait dengan industri kendaraan bermotor, yakni PMK No 20/PMK 010/2021 dan Kepmenperin No 169 Tahun 2021 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), menjadi alasan utama kenaikan luar biasa yang dicatat industri otomotif Indonesia sejak pandemik Covid-19 melanda diawal 2020 lalu.

Kebijakan relaksasi pajak PPnBM adalah sebuah kebijakan yang digagas oleh Kementerian Perindustrian bersama dengan Kementrian Keuangan dan Kementrian Koordinator Perekonomian, dengan masukkan dari GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).  Setelah melalui proses pertimbangan yang matang kebijakan PPnBM resmi belaku sejak Maret 2021.

Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional, pada tahun 2019 sektor industri otomotif memberikan kontribusi sebesar 3,98% terhadap PDB Indonesia. Pada tahun yang sama juga mampu mengekspor kendaraan CBU sebesar 332,000 unit ke berbagai negara. Termasuk dalam sepuluh besar eksporter non-migas, menjadikan industri otomotif sebagai salah satu penghasil devisa bagi negara. Upaya industri otomotif juga menjadikan Indonesia mampu swa-sembada mobil, dengan total kapasitas produksi sebesar 2,4 juta unit mobil per tahun.  Industri otomotif Indonesia tercatat menyerap tenaga kerja lebih dari 1,5 juta orang yang berkerja disektor industri otomotif ini. 

“Dengan tanggung jawab menopang lebih dari 1,5 juta tenaga kerja di Indonesia, industri otomotif harus bangkit dan terus bergerak, dan kebijakan PPnBM menjadi jawaban paling tepat karena memberi percepatan luar biasa terhadap upaya pemulihan industri otomotif. GAIKINDO merasa sangat berterimakasih kepada Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian yang telah memperjuangan kebijakan PPnBM tersebut,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO.

Adanya kebijakan Pemerintah dalam bentuk relaksasi PPnBM kendaraan bermotor menjadi momentum bangkitnya industri otomotif Indonesia. Terbukti semenjak diberlakukannya kebijakan PPnBM, terjadi lonjakan penjualan atau wholesale kendaraan bermotor yang memenuhi ketentuan insentif Pemerintah, hingga mencapai 172 persen pada bulan Maret 2021, dibanding dengan penjualam dibulan Februari 2021.  Angka pencapaian total pada bulan Maret 2021 mencapai lebih dari 85.000 unit, mendekati angka pencapaian normal yang berada pada angka sekitar 90.000 unit. Peningkatan yang signifikan ini merupakan awal yang luar biasa atas pulihnya ekosistim industri otomotif nasional yang sempat terpukul sangat dalam karena pandemi COVID-19 di tahun 2020.

Kebijakan PPnBM menggerakkan pasar dan mendorong tingginya permintaan, sehingga diperlukan penyesuaian kepasitas produksi untuk memenuhinya. Namun, disisi lain upaya percepatan produksi harus tetap mematuhi persyaratan dan ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. Upaya percepatan tidak dapat berlangsung secara maksimal, sehingga efek kejar-kejaran permintaan dan produksi tidak dapat dielakkan. Selain itu, keterbatasan pasokan semi-conductor juga menjadi salah satu alasan terhambatnya kecepatan produksi industri otomotif di Indonesia. Namun, perlu dicatat bahwa kurangnya ketersediaan semi-conductor yang menyebabkan production shortage bukan hanya menjadi persoalan di Indonesia, namun telah menjadi penyebab terjadinya kekurangan produksi kendaraan secara global. 

Menurut GAIKINDO terjadinya kondisi production shortage ini telah diantisipasi oleh para pelaku industri otomotif dan juga Kementerian Perindustrian RI, dengan meminta langsung support dari prinsipal merek. Hal ini juga menjadi salah satu pembahasan utama pada pertemuan Menteri Perindustrian RI dengan para prinsipal Jepang pada awal Maret lalu. GAIKINDO meyakini bahwa kondisi ini akan dapat segera diatasi oleh industri otomotif Indonesia, “Kondisi ini sudah diantisipasi dari awal diberlakukannya kebijakan PPnBM, dan saat ini seluruh lini industri otomotif Indonesia tengah fokus untuk mempercepat produksi dan memenuhi permintaan konsumen,” ujar Nangoi.

 Terlepas dari adanya kendala kelambatan untuk memenuhi pemesanan kendaraan pada jenis kendaraan tertentu dan dalam jumlah yang tidak terlalu besar, kebijakan relaksasi PPnBM kendaraan bermotor tetap menjadi pendorong luar biasa, yang secara efektif memicu pasar, dan meningkatkan permintaan secara signifikan.  Hal tesebut dinilai telah menandai bangkitnya industri otomotif Indonesia. “Kami ingin kembali menegaskan, bahwa bagi GAIKINDO dan anggotanya, kebijakan relaksasi PPnBM dari Pemerintah telah terbukti tepat sasaran dan efektif menghidupkan kembali industri otomotif Indonesia,” jelas Nangoi.

Comments

Popular posts from this blog

Hyundai Merilis Tampilan Visual Hyundai Stargazer yang Didesain Khusus untuk Indonesia

Jakarta, 17 Juni 2022 - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)  merilis tampilan visual Hyundai Stargazer sebagai produk  Multi Purpose Vehicle  (MPV) yang dirancang khusus untuk Indonesia. Tampilan eksterior dari mobil tersebut menghadirkan desain dengan karakteristik yang dinamis, ekspresif, dan futuristis.    Hyundai Stargazer dirancang untuk hadir sebagai kendaraan dengan tampilan menarik sekaligus menjadi solusi atas kondisi jalanan di Indonesia. Konsep tipologi  Sleek One Box   dengan desain  one curve  yang menciptakan profil aerodinamis memberikan kesan interior yang lapang. Konsep tersebut semakin menegaskan Hyundai Stargazer sebagai MPV inovatif yang tangguh dan sesuai untuk segala iklim. Bagian paling ikonik yang terlihat adalah  Horizontal DRL   dan  Distinctive H Rear Lamp  yang melengkapi tampilan depan dan belakang kendaraan.   Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia  mengungkapkan,...

Daihatsu Luncurkan Facelift Astra Daihatsu Sigra, Mulai Rp 129,5 Juta sampai Rp 174,7 Juta

Sebagai salah satu pelopor kendaraan LCGC, Sigra menjadi model dengan kontribusi nomor 1 pada penjualan Daihatsu secara nasional sejak Januari – Mei 2022, dan terbukti mampu mewujudkan #MimpiIndahKeluargaIndonesia dalam memberikan pilihan kendaraan yang cocok bagi keluarga muda. Sebagai Best Value Family Car in Indonesia, Astra Daihatsu Sigra merupakan mobil LCGC MPV berkapasitas 7 penumpang yang telah terjual lebih dari 257 ribu unit hingga Mei 2022 sejak peluncuran perdananya pada 2016.  Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Daihatsu resmi meluncurkan penyegaran Astra Daihatsu Sigra pada 7 Juli 2022 bertempat di Summarecon Mall Bekasi, Jawa Barat. Eksterior Astra Daihatsu Sigra Pada sisi eksterior, Astra Daihatsu Sigra tampil lebih sporty dengan sentuhan kombinasi grill serta smoked LED berwarna gelap, ditambah dengan kaca spion samping berwarna hitam sesuai dengan tren saat ini. Selain itu, Sigra tampil dinamis berkat desain baru...

Hino Teken MoU dengan Kota Tangerang Kerja Sama Integrasi Layanan Uji Berkala

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama Dinas Perhubungan Kota Tangerang, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) swasta pertama yang menyediakan pelayanan uji berkala kendaraan bermotor secara mandiri.  Perjanjian Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam upaya Hino untuk meningkatkan pelayanan kepada pemilik kendaraan bermotor di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang. Penandatanganan dilakukan oleh Achmad Suhaely, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang bersama Irwan Supriyono, Direktur After Sales Service & Technical HMSI bertempat di Hino Total Support Center, Jl Raya Gatot Subroto KM 8.5 Jatake Tangerang. Pelayanan uji berkala kendaraan bermotor yang dilakukan oleh PT HMSI ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 19 Tahun 2021.  Dalam peraturan tersebut, layanan uji berkala yang dapat diberikan oleh pihak swasta hanya terbatas pada perpanjangan masa berlaku uji berkala, sementara pe...